Jelaskanupaya melakukan aktivitas kebugaran jasmani. Question from @Rangga1982 - Sekolah Dasar - Penjaskes. Search. Articles Register ; Sign In . Rangga1982 @Rangga1982. January 2019 2 25 Report. Jelaskan upaya melakukan aktivitas kebugaran jasmani . Girls11 Tubuh menjadi lebih sehat dan segar tubuh menjadi lebih lentur atau tidak kaku
Darmawan, 2017; Azizil Fikri, 2017; Prakoso & Setiyo Hartoto, 2015). Kebugaran jasmani adalah tingkatan sehat dinamis seseorang yang menjadi dasar kemampuan jasmaninya untuk dapat melakukan tugas-tugas yang harus dilakukannya (Lloyd & Oliver, 2012; Mora-Gonzalez et al., 2019). Kebugaran jasmani merupakan
Kondisifisik yang baik merupakan dasar utama bagi seseorang, baik untuk kebugaran jasmani dan, apalagi bagi atlet untuk mencapai prestasi setinggi-tingginya. Dari pengembangan komponen kondisi fisik sebagai yang telah dikemukakan, di samping itu diharapkan dalam pertumbuhannya dapat mencapai perkembangan yang serasi.
1 Menjaga berat badan Latihan kebugaran jasmani atau olahraga dapat membakar kalori. Inilah yang membuatnya bisa menjaga atau bahkan menurunkan berat badan. Namun, Anda juga harus mengiringinya dengan pola makan yang sehat dan tidak berlebihan. 2. Mengontrol kadar gula darah
MenurutRusli lutan (2002:7) kebugaran jasmani adalah kemampuan seorang untuk melakukan tugas fisik yang memerlukan kekuatan, daya tahan dan fleksibilitas. Menurut Toho Cholik Mutohir dan Ali Maksum (2007:51) bahwa kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelahan yang berarti.
baju hitam rok hitam cocok dengan jilbab warna apa. 38 10. Prinsip-Prinsip Latihan Kebugaran Jasmani Latihan kebugaran diartikan sebagai proses sistematis menggunakan gerakan bertujuan meningkatkan atau mempertahankan kualitas fungsi tubuh yang meliputi kualitas daya tahan paru-jantung, kekuatan dan daya tahan otot, kelentukan, dan komposisi tubuh Djoko Pekik Irianto, 2004 12. Prinsip-prinsip latihan kebugaran, yaitu sebagai berikut a. Beban lebih Overload Pembebanan yang diberikan dalam latihan harus “lebih berat” dibandingkan aktivitas fisik sehari-hari yang biasa dilakukan. Misalnya seseorang yang setiap berangkat kerja berjalan sejauh 500 meter, maka pada saat berlatih untuk meningkatkan kebugarannya, harus menempuh jarak yang lebih jauh atau berjalan lebih cepat b. Kekhususan Specifity Latihan yang dipilih harus sesuai dengan tujuan latihan yang hendak dicapai, misalnya untuk menurunkan berat badan pilihlah latihan aerobik, sedangkan untuk melatih kekuatan otot pilihlah latihan berat. c. Kembali asal Riversible Kebugaran yang telah dicapai akan berangsur-angsur menurun bahkan bisa hilang sama sekali jika latihan tidak dikerjakan secara teratur dengan takaran yang tepat. Kebugaran akan menurun 50 39 setelah berhenti latihan 4-12 minggu dan akan terus berkurang hingga 100 setelah 10-30 minggu. Menurut Depdiknas 2000 103-104, prinsip latihan harus disusun berdasarkan prinsip-prinsip tertentu yaitu a. Beban lebih Overload Prinsip latihan overload yaitu suatu prinsip latihan dimana pembebanan dalam latihan harus melebihi ambang rangsang terhadap fungsi fisiologi yang dilatih. b. Konsentrasi Konsentrasi adalah keajegan untuk melakukan latihan dalam waktu yang cukup lama. c. Spesifikasi Latihan atau exercise yang spesifik atau khusus akan mengembankan efek biologis dan menimbulkan adaptasi penyesuaian dalam tubuh. d. Progresif Latihan secara progresif adalah suatu latihan dimana perbedaan yang diberikan pada seorang atlet harus ditingkatkan secara berangsur- angsur disesuaikan kemajuan dan kemampuan atlet. e. Individualitas Masing-masing latihan harus dibuat yang cocok bagi individu atau perorangan karena tidak ada dua orang yang persis sama, yang ada adalah mendekati sama. 40 Menurut Widaninggar 2003 2, prinsip latihan jasmani adalah a. Pembebanan lebih Untuk dapat menghasilkan kebugaran jasmani yang baik perlu diberikan beban kerja yang lebih dari biasa yang dilakukan. b. Pengkhususan Untuk tujuan tertentu diperlukan jenis latihan yang tertentu pula. c. Riversibilitas Kemajuan hasil latihan dapat menjadi hilang, jika lama tidak aktif lagi. d. Pemeliharaan Hasil latihan harus tetap dipelihara dengan tetap berlatih pada intensitas dan frekuensi yang telah ditempuh. Menurut Djoko Pekik Irianto 2004 14, selain itu keberhasilan dalam meningkatkan kebugaran sangat dipengaruhi oleh takaran atau dosis latihan yang dijabarkan dalam konsep FITT Frekuensi, Intensitas, Time, Type. a. Frekuensi adalah banyaknya unit latihan per minggu. Untuk meningkatkan kebugaran perlu latihan 3-5 kali per minggu. Sebaiknya dilakukan berselang, misalnya senin-rabu-jumat, sedangkan hari yang lain digunakan untuk istirahat agar tubuh memiliki kesempatan melakukan recovery pemulihan tenaga. b. Intensitas adalah kualitas yang menunjukkan berat ringannya latihan. Besarnya intensitas tergantung pada jenis dan tujuan latihan. Secara 41 umum intensitas latihan kebugaran adalah 60-90 detak jantung maksimal dan pembakaran lemak 65-75 detak jantung maksimal. Latihan daya tahan paru-jantung 75-85 detak jantung maksimal dan latihan anaerobic untuk atlet 85 detak jantung maksimal. c. Time adalah waktu atau durasi yang diperlukan setiap kali berlatih. Untuk meningkatkan kebugaran paru-jantung dan penurunan berat badan diperlukan waktu berlatih 20-30 menit, dan hasilnya akan tampak nyata setelah berlatih 8-12 minggu dan akan stabil setelah 20 minggu berlatih. d. Type adalah sebuah bentuk atau model latihan yang akan digunakan untuk mencapai sasaran latihan tertentu. Dalam penelitian ini sendiri, kebugaran jasmani yang dimaksud adalah yang berhubungan dengan kesehatan yaitu daya tahan paru jantung yang akan di uji dan dilihat hasilnya menggunakan latihan sirkuit. Secara tidak langsung latihan sirkuit itu sendiri berpengaruh terhadap daya tahan paru jantung. B. Penelitian yang Relevan
Dalam menjalankan rutinitas sehari-hari, kebugaran jasmani diperlukan oleh setiap orang apa pun kegiatan dan profesinya, dari usia muda sampai orang tua karena dengan tingkat kebugaran jasmani, seseorang termasuk pelajar bisa melaksanakan aktivitasnya dengan baik dan lancar pula. Untuk meningkatkan dan mempertahankan kondisi kebugaran jasmani maupun rohani seseorang, di antara caranya yaitu dengan melakukan berbagai bentuk latihan fisik atau jasmani secara teratur dan sesuai aturan. Untuk mengetahui kondisi kebugaran jasmani seseorang, perlu dilakukan serangkaian tes dan pengukuran. Di dalam tes dan pengukuran ada prinsip dan prosedur latihan yang harus dilakukan. Hasil dari tes dan pengukuran itu kemudian masih perlu diolah lalu diinterpretasikan agar bisa diketahui secara bermakna. Pengertian Kebugaran JasmaniKebugaran Jasmani dalam KehidupanBentuk-bentuk Kebugaran JasmaniPrinsip-prinsip Latihan Kebugaran Jasmani1. Prinsip Overload 2. Prinsip Konsistensi3. Prinsip Spesifikasi4. Prinsip Progresif5. Prinsip Individualitas6. Prinsip Tahap Latihan7. Prinsip Periodisasi8. Prinsip KestabilanFungsi Kebugaran Jasmani1. Berdasarkan pekerjaan/aktivitas2. Berdasarkan keadaan3. Berdasarkan umurFaktor Kebugaran JasmaniMakanan yang cukup dan bergiziKebiasaan hidup sehatLatihan olahraga atau latihan jasmaniIstirahat atau tidur yang cukupLatihan Kebugaran JasmaniManfaat Latihan Kebugaran JasmaniPrinsip Utama Ketika Berlatih Untuk Mencapai Kebugaran Jasmani Adalah Pengertian Kebugaran Jasmani © Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktivitas, mempertinggi daya kerja dengan tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan. Kebugaran jasmani adalah kondisi jasmani yang berkaitan dengan kemampuan dan kesanggupan dalam melaksanakan pekerjaan secara optimal dan efisien. Disadari atau tidak, sebenarnya kebugaran jasmani ini merupakan salah satu kebutuhan manusia karena kebugaran jasmani bersenyawa dengan tubuh manusia. Untuk mengembangkan dan memelihara kebugaran jasmani dapat dilakukan dengan cara latihan jasmani. Kebugaran jasmani erat kaitannya dengan kegiatan manusia dalam melakukan pekerjaan dan bergerak. Terdapat berbagai bentuk latihan kebugaran jasmani, antara lain latihan kekuatan, latihan kelenturan, latihan keseimbangan, dan latihan daya tahan. Kebugaran Jasmani dalam Kehidupan © Kebugaran jasmani atau bisa juga disebut kesegaran jasmani menyangkut kemampuan penyesuaian tubuh seseorang terhadap perubahan faal tubuh yang disebabkan oleh kerja tertentu, dan menggambarkan derajat sehat seseorang untuk berbagi tingkat kegiatan fisik. Dengan demikian, pada kebugaran jasmani ada 3 tiga unsur pokok, yakni unsur sehat, unsur sesuai bagi tubuh, dan unsur kerja atau latihan.. Sesuai bagian tubuh artinya sebagai kemampuan tubuh untuk menyesuaikan diri atau mengadaptasi diri terhadap kerja, sehingga tidak lekas lelah dan dapat tetap giat melaksanakan tugasnya masing-masing. Kerja atau latihan pada hakikatnya merupakan peningkatan dari proses-proses faal biokimia sebagai jawaban terhadap meningkatnya tuntutan yang harus diberikan pada organ-organ tubuh dan seluruh sistem tubuh manusia. Sehat dari faal adalah keadaan organ-organ tubuh dalam hubungannya dengan derajat formal proses-proses dari faali. Kebugaran jasmani mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kehidupan seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kebugaran jasmani mempunyai peran yang sangat penting dalam meningkatkan kemampuan kerja bagi siapa pun untuk bisa menjalankan rutinitas dan tugas-tugasnya secara optimal dan mendapatkan hasil yang baik. Berdasarkan hasil seminar kebugaran jasmani nasional pertama yang diselenggarakan di Jakarta pada tahun 1971, dipaparkan bahwa fungsi kebugaran jasmani adalah untuk mengembangkan kekuatan, kemampuan, dan kesanggupan daya kreasi serta daya tahan dari setiap individu yang berguna dengan tujuan mempertinggi daya kerja dalam pembangunan dan pertahanan bangsa dan negara. Bentuk-bentuk Kebugaran Jasmani © Berkenaan dengan pembinaan kondisi fisik untuk meningkatkan kebugaran jasmani, kita perlu mengenal beberapa undur-unsur kebugaran jasmani yang perlu dilatih. Unsur-unsur kebugaran jasmani tersebut antara lain, kekuatan, daya tahan otot jantung dan paru-paru, kelincahan, daya ledak power dan kelentukan. Unsur-unsur di atas dapat dilatih dengan berbagai bentuk, di antaranya adalahinterval training,circuit training, aerobik,jogging, dan kalestenik. © Setiap individu memerlukan kesegaran jasmani yang cukup untuk dapat melaksanakan rutinitasnya agar lebih efektif dan efisien tanpa mengalami kendala dan masalah kelelahan yang berarti. Tidak menimbulkan kelelahan yang berarti maksudnya adalah setelah seseorang melakukan suatu kegiatan atau aktivitas, masih mempunyai cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan lainnya yang mendadak. Latihan yang baik dan berhasil adalah yang dilakukan secara teratur, seksama, sistematis, serta berkesinambungan, dengan pembebanan latihan training load yang selalu meningkat dan bertahap setiap tahunnya. Latihan dilakukan secara insidential atau dilakukan beberapa bulan menjelang pertandingan saja tidak ada artinya sama sekali. Hal tersebut dapat merusak perkembangan atlet di kemudian hari. Latihan adalah proses yang sistematis yang harus menganut prinsip-prinsip latihan tertentu sehingga organisasi dan mekanisme neuro-physiological atlet akan bertambah baik. Program latihan harus disusun berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut 1. Prinsip Overload Prinsip latihan overload adalah suatu prinsip latihan dengan pembebanan dalam latihan harus melebihi ambang rangsangan terhadap fungsi fisiologi yang dilatih. Dalam melakukan latihan, porsi latihan harus bervariasi, hari-hari latihan berat dan harus diselingi pula dengan hari-hari latihan ringan. 2. Prinsip Konsistensi Konsistensi adalah kemauan untuk melakukan latihan dalam waktu yang cukup lama. Untuk mencapai kondisi fisik yang baik diperlukan latihan setidak-tidaknya tiga kali seminggu. Latihan sekali seminggu tidak akan meningkatkan kualitas fisik, sedangkan latihan dua kali per minggu hanya menghasilkan peningkatan kecil. Sebaliknya, latihan 5 – 6 kali per minggu tidak disarankan karena dapat mengakibatkan kerusakan fungsi organ-organ tubuh. 3. Prinsip Spesifikasi Latihan yang spesifik akan meningkatkan efek biologis dan menimbulkan adaptasi atau penyesuaian dalam tubuh. Konsep spesifikasi diperkuat dengan fakta-fakta biomekanik dan tiap-tiap bentuk atau tipe latihan mempunyai sumber energi dan kebutuhan oksigen yang berbeda-beda. Yang menentukan spesifikasi adalah; Macam atau bentuk latihan, Ukuran atau pertimbangan yang berbeda-beda, dan Waktu latihan. 4. Prinsip Progresif Latihan secara progresif adalah suatu latihan pembebanan yang diberikan pada seorang atlet harus ditingkatkan secara berangsur-angsur disesuaikan kemajuan dan kemampuan atlet. Beban latihan yang ditingkatkan dalam waktu singkat malah bisa mempersulit proses adaptasi fisiologis dan dapat menyebabkan terjadinya kerusakan fisik. 5. Prinsip Individualitas Sebenarnya tidak ada program latihan yang langsung cocol bagi semua atlet. Tiap-tiap latihan harus dibuat yang cicik bagi individu karena tidak ada dua orang yang persis sama. Untuk memberi hasil yang optimal dalam prinsip individual, perlu diperhatikan Respon terhadap latihan, Pembebanan latihan, dan Kemampuan penyesuaian diri. 6. Prinsip Tahap Latihan Respon peserta terhadap latihan dipengaruhi oleh tahap latihan. Peserta pemula sebaiknya dimulai dengan dosis beban latihan sedang, semakin lama berlatih dosisnya semakin meningkat. Pada tingkatan untuk mencapai kesegaran jasmani yang baik perlu dosis yang cukup berat. 7. Prinsip Periodisasi Periodisasi adalah program jangka pendek dengan berjangka dan bertahap periode. Jangka waktu program jangka pendek harus dibuat bertahap sepanjang tahun. Bentuk-bentuk latihan dan komponen-komponen yang diberikan dalam latihan harus menurut tingkat dan jenjang yang bertahap periode dalam program latihan. 8. Prinsip Kestabilan Pada saat awal tahun secara teratur dalam organisasi prestasi, prestasi dapat meningkat cepat. Namun, setelah mencapai tingkatan prestasi tertentu, terasa bahwa prestasi sulit meningkat lagi. Fungsi Kebugaran Jasmani © Fungsi khusus dari kebugaran jasmani terbagi menjadi tiga golongan sebagai berikut 1. Berdasarkan pekerjaan/aktivitas Misalnya kebugaran jasmani yang dilakukan seorang atlet untuk meningkatkan dan mempertahankan prestasi, kebugaran jasmani oleh pekerja kantoran untuk meningkatkan produktivitasnya, dan kebugaran jasmani bagi siswa/pelajar untuk meningkatkan kemampuan belajar. 2. Berdasarkan keadaan Contohnya adalah kebugaran jasmani bagi orang yang menderita cacat untuk rehabilitasi, dan kebugaran jasmani bagi ibu hamil untuk mempersiapkan diri menghadapi kelahiran. 3. Berdasarkan umur Misalnya kegiatan yang dilakukan anak-anak untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya, dan kebugaran jasmani yang dilakukan oleh para orang tua atau lansia dengan tujuan meningkatkan daya tahan tubuhnya. Untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam melakukan kegiatan sehari-hari diperlukan tingkat kebugaran jasmani yang optimal pula sesuai dengan tuntutan kegiatannya. Kebugaran jasmani tidak hanya berfungsi dalam bidang olahraga saja, tetapi juga dalam seriap bidang kehidupan secara menyeluruh. Faktor Kebugaran Jasmani © Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah faktor makanan dan gizi, faktor tidur dan istirahat, faktor kebiasaan hidup sehat, dan faktor latihan olahraga atau latihan jasmani. Keempat faktor kebugaran jasmani tersebut, masing-masing dijelaskan sebagai berikut. Makanan yang cukup dan bergizi Makanan berfungsi bagi tubuh sebagai sumber tenaga, zat-zat untuk pembentukan dan pembangun sel di dalam tubuh, sebagai pertahanan tubuh, serta meningkatkan kelancaran berbagai macam proses biologi yang terjadi di dalam tubuh. Fungsi-fungsi tersebut dapat terpenuhi bila makanan yang kita konsumsi cukup dan bergizi. Dengan demikian, makanan yang bergizi akan sangat berpengaruh terhadap kebugaran jasmani seseorang. Kebiasaan hidup sehat Kebiasaan hidup sehat yang teratur dan dikerjakan secara kontinu akan dapat mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani seseorang. Kebiasaan ini meliputi makan dan mandi yang teratur, cuci makan sebelum makan, gosok gigi, dan cuci muka sebelum tidur, kebiasaan hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, dan masih banyak lagi. Termasuk juga dalam hal ini adalah menghindari kebiasaan hidup yang dapat merusak tubuh seperti merokok, minum minuman keras, dan mengonsumsi narkoba. Latihan olahraga atau latihan jasmani Salah satu cara untuk meningkatkan kebugaran jasmani adalah melalui latihan jasmani atau olahraga secara teratur dan kontinu. Misalnya dengan melakukan lari pagi jogging, senam kesegaran jasmani, senam aerobik, dan aktivitas olahraga lainnya. Kegiatan melakukan latihan olahraga tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh kita terutama untuk mengatur pernapasan, mengatur gerakan otot, mengatur berat badan, dan mengatur ketenangan berpikir. Penelitian di Human Population Laboratory pada California Depaetemen of Health menerbitkan daftar kebiasaan yang berkaitan dengan kesehatan dan umur panjang, yaitu Olahraga secara teratur Tidur secukupnya Sarapan yang baik Makan secara teratur Kontrol berat badan, dan Bebas dari rokok dan obat-obatan. Istirahat atau tidur yang cukup Selain faktor di atas, ada satu lagi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani yaitu istirahat atau tidur yang cukup. Orang yang kurang tidur mudah sakit dan mendapat berbagai gangguan jasmani maupun rohani. orang yang kurang istirahat akan mudah letih, lemas bahkan tidak bertenaga, tidak tenang dan cemas. Menurut penelitian, waktu tidur yang cukup untuk anak usia 1 – 4 tahun adalah 12 jam per hari, usia 4 – 12 tahun adalah 10 jam per hari, orang dewasa memerlukan waktu tidur 5 – 7 jam dalam sehari. Untuk pelajar, rata-rata memerlukan waktu tidur selama 8 jam dalam sehari. Selanjutnya, untuk mendapatkan tingkat kebugaran jasmani yang optimal diperlukan beberapa unsur-unsur kebugaran jasmani berikut, yaitu daya tahan, kekuatan otot, tenaga ledak otot, kecepatan, ketangkasan, kelenturan, keseimbangan, kecepatan reaksi dan koordinasi. Dari sembilan unsur tersebut tidak mesti setiap orang harus memiliki semuanya, akan tetapi disesuaikan dengan jenis pekerjaan atau aktivitasnya. Jadi setiap orang akan memiliki porsi yang berbeda pada pemenuhan unsur-unsur kebugaran jasmani tersebut. Latihan Kebugaran Jasmani © Usaha peningkatan dan pemeliharaan kebugaran jasmani tidak terlepas dari latihan jasmani yang membina kesembilan unsur kebugaran jasmani. Maksud latihan jasmani di sini adalah kegiatan jasmani menurut cara dan aturan tertentu yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi faal tubuh yang berguna bagi peningkatan kebugaran jasmani. Peningkatan yang diperoleh itu dapat dilihat antara lain berupa peningkatan kemampuan gerak, tidak cepat lelah, dan peningkatan keterampilan. Jika seseorang memiliki keinginan untuk meningkatkan atau memelihara kebugaran jasmani, di antara caranya adalah dengan melakukan latihan fisik atau latihan jasmani. Suatu latihan yang dimaksud untuk meningkatkan kemampuan jasmani, harus dilakukan menurut aturan dan cara tertentu. Hal ini berkaitan pula dengan jenis kegiatan jasmani yang terbagi dalam beberapa jenis, yaitu jenis kegiatan yang bersifat aerobik dengan O2, anaerobik tanpa menggunakan O2, dan yang tergantung pada keterampilan skill. Masing-masing kegiatan jasmani tersebut diperlukan unsur latihan fisik yang teratur dan rutin dan sesuai aturan yang berlaku. Dalam rangka pembuatan program latihan fisik, perlu diperhatikan beberapa aturan yang meliputi tipe latihan, intensitas latihan, frekuensi dan keseimbangan. Manfaat Latihan Kebugaran Jasmani © Kebiasaan kurang aktif dan kurang gizi yang buruk merupakan penyebab kematian yang banyak memakan korban setelah menghisap rokok. Sekitar 30% anak remaja di Inggris meninggal karena tembakau atau nikotin. Latihan jasmani secara teratur akan mendatangkan manfaat sebagai berikut. Terbangun kekuatan dan daya tahan otot, seperti; kekuatan tulang dan persendian, selain mendukung penampilan baik dalam olahraga maupun kegiatan non olahraga. Meningkatkan daya tahan aerobik Meningkatkan fleksibilitas Membakar kalori agar badan terhindar dari kegemukan Mengurangi stres Meningkatkan rasa bahagia. Demikianlah uraian mengenai kebugaran jasmani.
18 hormon yang terdapat dalam otak untuk memberikan kekuatan menghadapi kanker, meningkatkan gelombang otak alfa, dan meningkatkan kinerja brain neourotransmitter atau penyalur syaraf. Berdasarkan penjelasan materi di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatanaktivitas fisik kebugaran jasmani memiliki manfaat baik untuk kesehatan tubuhfisik maupun untuk kesehatan mentalrohani. d. Prinsip – Prinsip Kebugaran Jasmani Aktivitas kebugaran jasmani yang akan dilakukan tidak dapat dilakukan dengan sembarang. Latihan kebugaran jasmani harus memperhatikan prinsip- prinsip baik dalam melakukan latihan maupun saat merencanakan program latihan. Latihan kebugaran jasmani merupakan salah satu usaha untuk menyesuaikan keadaan jasmani terhadap kegiatan yang diperberat atau lebih berat dengan cara bertahap sehingga akan mengalami adaptasi dalam menerima atau melakukan kegiatan yang lebih berat. Latihan kebugaran diartikan sebagai proses sistematis menggunakan gerakan yang bertujuan meningkatkan atau mempertahankan kualitas fungsi tubuh meliputi kualitas daya tahan paru jantung, kekuatan dan daya tahan otot, kelentukan, dan komposisi tubuh Djoko Pekik, 2004 12. Prinsip-prinsip latihan kebugaran menurut Djoko Pekik 2004 12, yaitu sebagai berikut 1 Beban lebih Overload, 2 Kekhususan Specifity, dan 3 Kembali asal Reversible. Prinsip – prinsip dalam latihan kebugaran jasmani memiliki pengertian sebagai berikut 19 1 Beban lebih Overload Pembebanan yang diberikan dalam latihan harus lebih berat dibandingkan aktivitas fisik sehari-hari yang biasa dilakukan Djoko Pekik, 2004 12. Menurut Giri Wiarto 2015 33 Prinsip beban berlebih yaitu dalam setiap melakukan aktivitas fisik harus selalu diupayakan adanya penambahan beban latihan antara latihan saat itu dan latihan selanjutnya. Misalnya seseorang yang setiap berangkat kerja berjalan sejauh 500 meter, maka pada saat berlatih untuk meningkatkan kebugarannya, harus menempuh jarak yang lebih jauh atau berjalan lebih cepat. Berdasarkan beberapa pendapat di atas prinsip beban lebih Overload dapat disimpulkan bahwa dalam memberikan beban latihan adalah lebih berat dari beban yang diterima dalam aktivitas sehari-hari dan ada penambahan beban dalam latihan selanjutnya. 2 Kekhususan Specifity Latihan yang dipilih harus sesuai dengan tujuan latihan yang hendak dicapai Djoko Pekik, 2004 12. Menurut Giri Wiarto 2015 33 bentuk latihan hendaknya bersifat spesifik sesuai dengan maksud dan tujuan latihan dilakukan. Misalnya untuk menurunkan berat badan pilihlah latihan aerobik, sedangkan untuk melatih kekuatan otot pilihlah latihan berat. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas kekhususan pada prinsip-prinsip latihan kebugaran dapat dikatakan sebagai penyesuaian bentuk latihan dengan tujuan dan maksud dari latihan yang akan dicapai. 20 3 Kembali asal Reversible Kebugaran yang telah dicapai akan berangsur-angsur menurun bahkan bisa hilang sama sekali jika latihan tidak dikerjakan secara teratur dengan takaran yang tepat. Kebugaran akan menurun 50 setelah berhenti latihan 4-12 Minggu dan akan terus berkurang hingga 100 setelah 10-30 Minggu Djoko Pekik, 200412. Prinsip kembali asal dapat dijelaskan sebagai berikut latihan yang dilakukan telah menyesuaikan dengan beban yang diterima dan akan terus meningkat seiring dengan prinsip overload. Bila latihan tidak dilakukan secara teratur atau terhenti selama beberapa waktu maka kemampuan untuk menyesuaikan beban yang diterima akan menurun bahkan menghilang dan kembali ke keadaan semula yaitu keadaan awal sebelum melakukan latihan. Latihan dalam meningkatkan kebugaran jasmani juga dipengaruhi oleh takaran atau dosis latihan. Menurut Djoko Pekik Irianto 2004 14, keberhasilan dalam meningkatkan kebugaran sangat dipengaruhi oleh takaran atau dosis latihan yang dijabarkan dalam konsep FITT Frekuensi, Intensitas, Time, Tipe. Adapun pengertian dari FITT adalah 1 Frekuensi Frekuensi adalah banyaknya unit latihan per Minggu. Untuk meningkatkan kebugaran perlu latihan 3-5 kali per Minggu. Sebaiknya dilakukan berselang, misalnya Senin, Rabu, Jumat. Sedangkan hari yang lain digunakan untuk istirahat agar tubuh memiliki kesempatan melakukan recovery pemulihan tenaga Djoko Pekik Irianto, 2004 14. Menambahkan, menurut Giri Wiarto 2015 33 frekuensi adalah jumlah latihan yang dilakukan dalam periode waktu tertentu. 21 Berdasarkan pendapat di atas frekuensi latihan adalah banyaknya latihan yang dilakukan pada periode tertentu. 2 Intensitas Intensitas adalah kualitas yang menunjukkan berat ringannya latihan. Besarnya intensitas tergantung pada jenis dan tujuan latihan. Secara umum intensitas latihan kebugaran adalah 60 -90 detak jantung maksimal dan pembakaran lemak 65 -75 detak jantung maksimal. Latihan daya tahan paru- jantung 75 -85 detak jantung maksimal dan latihan anaerobik untuk atlet 85 detak jantung maksimal Djoko Pekik Irianto, 2004 14. Intensitas adalah ukuran untuk menunjukkan kualitas suatu rangsangan atau pembebanan. Untuk menentukan besarnya intensitas latihan dapat diketahui salah satunya adalah dengan cara mengetahui denyut nadi maksimal. Rumus untuk menentukan denyut nadi maksimal adalah Denyut Nadi Maksimal = 220 - umur Giri Wiarto, 2015 33. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa intensitas adalah ukuran yang menujukan kualitas suatu latihan yang dapat ditentukan dengan mengetahui target dari Denyut Nadi Maksimal yang harus dicapai. 3 Time Time adalah waktu atau durasi yang diperlukan setiap kali berlatih. Untuk meningkatkan kebugaran paru-jantung dan penurunan berat badan diperlukan waktu berlatih 20-30 menit, dan hasilnya akan tampak nyata setelah berlatih 8-12 Minggu dan akan stabil setelah 20 Minggu berlatih Djoko Pekik, 2004 14. Giri Wiarto 2015 33 mengatakan bahwa lamanya latihan adalah ukuran yang yang 22 menunjukkan lama waktu latihan dalam setiap melakukan latihan disebut juga durasi latihan. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa Time dalam FITT adalah ukuran lamanya waktu atau durasi dalam setiap latihan. 4 Tipe Tipe adalah sebuah bentuk atau model latihan yang akan digunakan untuk mencapai sasaran latihan tertentu Djoko Pekik, 2004 14. Bentuk latihan hendaknya bersifat spesifik sesuai dengan maksud dan tujuan latihan dilakukan Giri Wiarto, 201533. Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bawah tipe adalah sebuah model latihan yang digunakan berdasarkan tujuan dan sasaran dalam melakukan latihan. e. Perencanaan Program Latihan Kebugaran
- Setiap orang membutuhkan kebugaran jasmani yang baik agar dapat melaksanakan pekerjaan secara efektif dan efisien. Pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan sehari-hari tanpa merasakan kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang memiliki kebugaran jasmani yang baik, maka diperlukan namanya latihan. Dilansir dari buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk Kelas VIII SMP, terbitan Kementerian Pendidikan Nasional, tujuan utama latihan kebugaran jasmani adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani. Selain itu, latihan kebugaran jasmani yang dilakukan secara teratur akan membantu seseorang mengurangi resiko penyakit berat seperti stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, beberapa tipe kanker, dan penyakit-penyakit pencernaan. Baca juga 10 Komponen Kebugaran Jasmani Adapun unsur-unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan konsep kebugaran jasmani dalam kehidupan sehari-hari, antara lain kekuatan, daya tahan, dan keseimbangan. Komponen Kebugaran Jasmani dalam Olahraga Sepak Bola Ilustrasi Shutterstock Ilustrasi sepak sebutkan komponen kondisi fisik kebugaran jasmani yang di perlukan dalam cabang olahraga sepak bola! sebutkan dan jelaskan. Komponen kondisi fisik kebugaran jasmani yang diperlukan dalam cabang olahraga sepak bola adalah sebagai berikut. 1. Kekuatan Seorang pesepak bola harus memiliki kekuatan atau strength. Sebab, ketika bertanding di lapangan, dia akan banyak melakukan gerakan. Kekuatan adalah kemampuan otot tubuh untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan. Baca juga 6 Manfaat Melakukan Kebugaran Jasmani 2. Daya tahan Daya tahan atau endurance adalah kemampuan seseorang dalam menggunakan sistem jantung, paru-paru atau sistem pernapasan, dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerus dan tidak pernah berhenti. Kebugaran jasmani daya tahan dalam cabang olahraga sepak bola berkaitan dengan stamina seorang pemain. Saat melakoni pertandingan, seorang pemain akan banyak berlari di lapangan. Oleh karena itu, dia harus memiliki daya tahan tubuh yang baik. 3. Kecepatan Kecepatan berarti kemampuan fisik tubuh untuk bisa bergerak atau menggerakkan tubuh secepat mungkin. Rutin melakukan latihan kecepatan bisa membuat seseorang bergerak lebih tangkas. Dalam permainan sepak bola, 22 pemain di lapangan akan berebut bola. Hal ini menuntut seorang pesepak bola memiliki kecepatan dalam bergerak atau berlari. 4. Kelincahan Baca juga Jenis Tes Kebugaran Jasmani Komponen kebugaran jasmani kelincahan berarti kemampuan tubuh untuk melakukan perubahan gerak dengan tanpa hilang keseimbangan. Komponen kebugaran jasmani kelincahan juga dibutuhkan pemain sepak bola. Kelincahan diperlukan misalnya saat menghindari tackle lawan atau saat berlari sambil menggiring bola. 5. Kelenturan Daya lentur adalah tingkat penyesuaian seseorang pada segala aktifitas kerja secara efektif dan efisiensi dengan cara penguluran tubuh yang baik. Jika seseorang memiliki kelenturan yang baik, maka orang tersebut akan dapat terhindar dari cedera. Seorang pesepak bola juga dituntut memiliki tubuh yang lentur. Kelenturan sangat mendukung gerakan di lapangan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani1. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani2. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah3. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah...​4. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah...​5. urutan latihan untuk mencapai kebugaran jasmani adalahapai kebugaran6. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai ke bugaran jasmani adalah?​7. urutan latihan untuk mencapai kebugaran jasmani adalahapai kebugaran8. prinsip prinsip dalam melakukan latihan untuk meningkatkn kebugaran jasmani9. Prinsip utama untuk mencapai kebugaran jasmani10. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah11. tujuan utama yang ingin di capai dari latihan kebugaran jasmani adalah12. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah13. prinsip prinsip utama ketika berlari untuk mencapai kebugaran jasmani adalah.....14. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah​15. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah16. Tujuan utama yang ingin dicapai dalam melakukan latihan kebugaran jasmani adalah17. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah...18. utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah....19. Dalam prinsip latihan kebugaran jasmani, jumlah latihan yang dianjurkan untuk mencapai kondisi fisik yang baik adalah​20. utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah.... dagu pada saat melakukan guling ke depan adalah ... yang berfungsi untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah melakukan latihan utama disebut.... latihan untuk mencapai kebugaran jasmani adalah... 1. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani push up pull up lari dan lain2 2. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah pemanasan maaf klo salakh 3. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah...​Jawabanpemanasan karna harussemangat untuk sehatPenjelasancontoh aktivitasnya1. push up2. sit up3. back up4. pull up5. lari maraton semoga membantu 4. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah...​Penjelasan Senam pagi hari dan sebelum melakukan gerakan inti sebaik nya lakukan gerakan pemanasan jika kmu langsung melakukan gerakan inti maka badan mu akan terasa sakit contoh olahraga badminton pabila kmu tidak melalukan gerakan pemanasan maka lengan tangan mu akan terasa sakit dan membengkak. 5. urutan latihan untuk mencapai kebugaran jasmani adalahapai kebugaran skotras push up sit up 6. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai ke bugaran jasmani adalah?​JawabanPada hakikatnya setiap manusia membutuhkan kebugaran jasmani yang cukup agar dapat melakukan rutinitasnya secara efektif dan efisien tanpa mengalami kendala dan masalah kelelahan yang berlebihan. Maksudnya setelah seseorang melakukan suatu kegiatan atau aktivitas, masih memiliki cukup semangat dan tenaga untuk menikmati waktu senggangnya dan untuk keperluan-keperluan lainnya yang yang baik dan berhasil merupakan yang dilakukan secara teratur, seksama, sistematis, serta berkesinambungan, dengan pembebanan latihan training load yang selalu meningkat dan bertahap setiap tahunnya. Latihan dilakukan secara insidential atau dilakukan beberapa bulan menjelang pertandingan saja tidak ada artinya sama tersebut bisa merusak perkembangan atlet dikemudian hari. Latihan merupakan proses yang sistematis yang harus menganut prinsip-prinsip latihan tertentu sehingga organisasi dan mekanisme neuro-physiological atlet akan bertambah baik. Program latihan harus disusun berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikutPrinsip OverloadPrinsip KonsistensiPrinsip SpesifikasiPrinsip ProgresifPrinsip IndividualitasPrinsip Tahap LatihanPrinsip PeriodisasiPrinsip Kestabilan 7. urutan latihan untuk mencapai kebugaran jasmani adalahapai kebugaran A. Latihan kelincahan B. Latihan kekuatan C. Latihan daya tahan D. Tes kelincahan E. Tes kekuatan F. Tes daya tahan 8. prinsip prinsip dalam melakukan latihan untuk meningkatkn kebugaran jasmani 1. Overload beban lebih. Pembebanan dalam latihan harus lebih berat dibandingkan akivitas fisik sehari-hari. Pembebanan terus ditingkatkan secara bertahap sehingga mampu memberikan pembebanan pada fungsi Specifity kekhususan. Latihan yang dipilih harus disesuaikan dengan tujuan latihan yang hendak Reversible kembali asal. Kebugaran yang telah dicapai akan berangsur-angsur menurun bahkan bisa hilang sama sekali jika latihan tidak dikerjakan secara secara teratur dengan takaran yang tepat. Kebugaran akan menurun 50% setelah berhenti latihan 4 - 12 minggu dan akan terus berkurang hingga 100% setelah berhenti latihan 10 - 30 minggu. Untuk itu, latihan kebugaran perlu dikerjakan terus-menerus sepanjang tahun. 9. Prinsip utama untuk mencapai kebugaran jasmaniJawaban seseorang tidak bersungguh-sungguh maka kita tidak akan mencapai kebugaran jasmani kita 10. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah posisi dagu ditempelkan ke dada agar dapat melakukan guling depanMenurut saya adalah SEMANGAT 11. tujuan utama yang ingin di capai dari latihan kebugaran jasmani adalah tujuannya adalah supaya badan kita terasa sehat dan terhindar dari bahaya penyakit. 12. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah melakukan kegiatan olah raga/melemaskan ototmemakan makanan yang sehat seperti sayuran dllsemoga membantu 13. prinsip prinsip utama ketika berlari untuk mencapai kebugaran jasmani adalah..... a. Lakukan pemanasan yang cukup pada otot-otot yang akan dilatih warming up, sebelum memulai Prinsip latihan peningkatan beban secara sistematis dan terencana overload system.c. Pergunakan beban sesuai Lakukan setiap gerakan dengan repetisi dan set yang benar. Repetisi adalah jumlah ulangan angkatan pada saat mengangkat beban, sedangkan set adalah jumlah setiap Setiap bentuk latihan harus dilakukan dalam ruang gerak yang Harus mendapat pengawasan dan bantuan dari instruktur yang Lakukan pendinginan cooling down setelah salah maaf 14. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah​latihandanolahragaPenjelasangk tauuu 15. prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah senam di pagi hari dan berolahraga 16. Tujuan utama yang ingin dicapai dalam melakukan latihan kebugaran jasmani adalahJawabanTentu saja untuk sehat Gitu aja ribet kalau ada yang sulit kenapa harus yang mudah 17. Prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah... Hidup sehat, postur badan yg bagus, tinggi, langsing, banyak dahSehat, Kuat, Segar, Rajin Berolahraga 18. utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah.... Pemanasan tubuh sebelum berolahraga 19. Dalam prinsip latihan kebugaran jasmani, jumlah latihan yang dianjurkan untuk mencapai kondisi fisik yang baik adalah​JawabanBersepeda,resistant band , push up, sit up, dan membantu 20. utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah.... dagu pada saat melakukan guling ke depan adalah ... yang berfungsi untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah melakukan latihan utama disebut.... latihan untuk mencapai kebugaran jasmani adalah... 2. posisi dagu ditempelkan ke dada agar dapat melakukan guling depan
prinsip utama ketika berlatih untuk mencapai kebugaran jasmani adalah