LATIHANSOAL MEKANISME TRANSPOR 1. Transpor glukosa dan asam amino biasanya dilakukan dengan cara. A. Osmosis B. Difusi C. Difusi dipermudah dengan protein transpor D. Endositosis E. Eksositosis 2. Perhatikan gambar berikut ini! Proses perubahan yang terjadi pada gambar x menjadi gambar y disebabkan . Mengapatranspor glukosa dan asam amino biasanya dilakukan dengan cara difusi dipermudah dengan protein transpor ? - 33553073 1. Masuk. Daftar. 1. Masuk. Daftar. Tanyakan pertanyaanmu. Sekolah Menengah Atas +5 poin. Terjawab Mengapa transpor glukosa dan asam amino biasanya dilakukan dengan cara difusi dipermudah dengan protein transpor ? 1 Asamamino dan gula kemudian dipompa ke dalam sel oleh protein transpor aktif spesifik. Tahap 2 – Melepaskan energi Setelah dipecah, molekul-molekul ini diambil oleh sel dan dikonversi menjadi molekul yang lebih kecil, biasanya asetil koenzim A (asetil-KoA), yang melepaskan sejumlah energi. GULASELALU DIBUTUHKAN DALAM PROSES SINTESIS(ASAM NUKLEAT). PROSES REGENERASI GULA DENGAN SUBSTRAT NON GULA DISEBUT DENGAN GLUKONEOGENESIS. Appabila tumbuh pd.substrat asetat : ASETAT akan dikonversi menjadi asetil‐Co A. Asetil‐CoA → oksaloasetat (melalui lintasan pendek yang disebut siklus glioksilat) Padaproses katabolisme terjadi empat tahap yaitu tahap glikolisis, dekarbosilasi oksidatif, siklus asam sitrat dan transpor elektron. Tahap glikolisis berlangsung di sitoplasma dengan substrat glukosa dan akan memperoleh hasil 2 ATP, 2 asam piruvat dan 2 NADH. Subsrat adalah sebuah molekul yang kemudian akan menjadi sasaran dari enzim yang baju hitam rok hitam cocok dengan jilbab warna apa. Membran plasma merupakan selubung sel di sebelah luar sitoplasma. Di dalam sitoplasma terdapat bagian atau komponen sel yang disebut organel dan juga terdapat air dan bahan kimia lain yang ikut menyusun sitoplasma. Semuanya itu diselubungi oleh membran plasma. Bukan hanya melindungi secara fisik, membran plasma juga mengontrol lalu-lintas zat keluar masuk sel transportasi zat melalui membran plasma. Membran plasma bersifat selektif permeabel semipermeabel artinya membran plasma dapat dilalui dengan lebih mudah oleh beberapa zat daripada beberapa zat yang dapat melewati membran dengan mudah antara lain adalah air, etanol, CO2 dan O2. Sementara molekul lain dapat melalui membran plasma membutuhkan mekanisme khusus, contohnya glukosa. Sifat selektif permeabel tersebut disebabkan struktur membran plasma yang lipoprotein dengan struktur fosfolipida bilayer dan struktur protein yang sudah dijelaskan sebelumnya. Transportasi melalui membran dibedakan menjadi dua yaitu transpor aktif dan transpor pasif. Transpor aktif merupakan transpor zat melalui membran plasma melawan gradien konsentrasi, memerlukan energi dan menggunakan protein pembawa. Contoh zat-zat yang melalui membranplasma melalui transpor aktif adalah glukosa dan asam amino. Transpor pasif merupakan tranpor yang tidak memerlukan energi, berlangsung karena adanya perbedaan konsentrasi zat/larutan di dalam dan luar bagian ini akan membahas transportasi melalui membran yaitu transpor aktifTranspor aktif menggerakan molekul melintasi membran sel dari daerah konsentrasi rendah ke daerah konsentrasi tinggi. Transpor aktif memerlukan penggunaan energi. Zat-zat yang diserap melalui transpor aktif, misalnya glukosa dan asam amino yang diserap usus kecil pada manusia. Transpor aktif dapat terjadi melallui mekanisme pompa ion1. Pompa ionPompa ion adalah transpor ion melalui membran dengan cara melakukan pertukaran ion dari dalam sel dengan ion di luar sel. Transpor dilakukan oleh protein transpor atau protein pembawa yang tertanam pada membran plasma, menggunakan sumber energi ATP. Protein pembawa dapat bekerja dengan gradien konsentrasi selama transportasi pasif, tetapi beberapa protein pembawa dapat memindahkan zat terlarut melawan gradien konsentrasi dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi, dengan masukan energi. Protein pembawa yang digunakan untuk memindahkan bahan melawan gradien konsentrasi mereka, protein ini dikenal sebagai pompa. Seperti pada jenis-jenis kegiatan selular, ATP memasok energi untuk kebanyakan transportasi aktif. Contoh dari jenis sistem transpor aktif, seperti yang ditunjukkan pada Gambar di bawah, adalah pompa natrium-kalium, yang melakukan pertukaran ion natrium ion kalium melintasi membran plasma. Sistem pompa ion natrium-kalium menggerakkan ion natrium dan kalium melawan gradien konsentrasi besar. Ia menggerakkan dua ion kalium ke dalam sel di mana kadar kalium yang tinggi, dan memompa tiga ion natrium keluar dari sel dan ke dalam cairan ekstraseluler. Gambar Mekanisme Pompa Ion Natrium-Kalium2. EndositosisEndositosis merupakan transpor yang memerlukan energi. Endositosis merupakan proses masuknya senyawa dari luar ke dalam sel melalui membran dengan cara pembungkusan senyawa atau cairan ekstraselular dengan pelekukan ke dalam sebagian membrane. Istilah endositosis berasal dari bahasa Yunani, endo artinya ke dalam dan cytos artinya sel. Membran sel membentuk pelipatan ke dalam invaginasi dan “memakan” benda yang akan dipindahkan ke dalam dalam sel, benda tersebut dilapisi oleh sebagian membran sel yang terlepas membentuk kantung vesikel. Vesikel tersebut berisi materi yang sebelumnya berada di luar sel. Ada tiga tipe endositosis, yakni 1 fagositosis , jika materi yang dimasukkan berupa zat padat, 2 pinositosis, jika materi yang dimasukkan berupa larutan, 3 endositosis yang diperantarai reseptor, terjadi saat fluida ekstraseluler terikat pada reseptor spesifik yang berkumpul pada lubang yang dilapisi protein pada membran plasma, kemudian membnetuk vesikula. Transpor ini bertujuan untuk memperoleh substansi spesifik dalam jumlah Mekanisme Endositosis 3. EksositosisEksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel keluar sel. Sekret terbungkus kantong membran yang selanjutnya melebar dan pecah . Kemudian kantung membran tersebut bergabung kembali dengan membran plasma sehingga sisa zat makanan akan dibuang keluar sel. Eksositosis terjadi pada beberapa sel kelenjar atau sel sekresi. Misalnya, sel-sel kelenjar di pankreas yang mengeluarkan enzim ke saluran pankreas yang bermuara di usus halus. Contoh lainnya adalah neuron yang menggunakan eksositosis untuk melepaskan neurotransmitter yang memberikan sinyal kepada neuron lain atau sel Modul PPG Pendidikan Profesi GuruModul 2, Kegiatan Belajar 1. Sel Tumbuhan dan HewanPenulis Dra. Cicik Suriani, M. Si, dkk - Seperti yang telah kita pelajari sebelumnya, membran sel mempunyai sifat selektif yang berfungsi untuk mentransfer zat dari dan keluar sel. Fungsi ini biasa disebut sebagai transportasi sel. Sistem tranportasi zat pada sel menurut penggunaan energinya menjadi dua, yaitu transpor aktif dan transpor pasif. Dilansir dari Biokimia Kedokteran Dasar 2016, berikut penjelasan masing-masing sistemTranspor Pasif Transpor pasif merupakan sistem tranportasi sel yang tidak menggunakan energi, melaikan secara langsung dan spontan. Dalam tranpor pasif, zat yang ditransportasikan adalah zat-zat nonpolar seperti glukosa, air, dan oksigen. Baca juga Transformasi Energi dan Metabolisme Sel Zat-zat polar akan sulit melewati membran sel, karena membran sel salah satu pembentuknya adalah lemak. Sistem transpor pasif terdiri atas difusi langsung, difusi terbantu, dan Langsung Difusi adalah proses berpindahnya suatu zat yang berkonsentrasi tinggi menuju zat yang memiliki konsentrasi lebih rendah sehingga konsentrasi keduanya seimbang. Difusi langsung terjadi secara spontan tanpa perantara dan energi. Difusi terjadi karena sifat dari molekul-molekul yang bergerak. Difusi langsung terjadi pada transpor oksigen dari luar ke dalam sel. Ilustrasi transpor aktif Difusi Terbantu Difusi terbantu berlangsung ketika transpor glukosa dari luar ke dalam sel dibantu perantara protein. Difusi terbantu terjadi karena glukosa tidak bisa melewati membran sel dengan sendirinya. Agar glukosa bias melewati membran dan masuk ke dalam sel, glukosa diikat pada protein pembawanya. PertanyaanJelaskan proses metabolisme pada protein meliputi proses pembentukan anabolisme dan penguraian katabolisme protein. Pembentukan atau sintesis protein meliputi proses transkripsi yang terjadi di inti sel dan translasi di ribosom. Transkripsi adalah pencetakan rantai mRNA atau RNAd oleh rantai DNA template dan translasi adalah penerjemahan kodon pada mRNA menjadi asam amino dari rantai polipeptida. Sedangkan proses penguraian protein dilakukan dengan cara dirombak dahulu menjadi asam-asam amino. Selanjutnya, asam-asam amino tersebut mengalami deaminasi untuk menghilangkan gugus amino NH 3 -nya. Asam-asam amino yang mengalami deaminasi dibagi menjadi asam amino glikogenik dan asam amino ketogenik. Asam amino glikogenik masuk ke dalam proses glikolisis dan bekerja membantu persediaan glukosa dan glikogen. Adapun asam amino ketogenik masuk ke dalam siklus Krebs dapat melalui asetil KoA, asam alpha ketoglutarat, asam fumarat atau asam protein meliputi proses pembentukan anabolisme dan penguraian katabolisme protein. Pembentukan atau sintesis protein meliputi proses transkripsi yang terjadi di inti sel dan translasi di ribosom. Transkripsi adalah pencetakan rantai mRNA atau RNAd oleh rantai DNA template dan translasi adalah penerjemahan kodon pada mRNA menjadi asam amino dari rantai polipeptida. Sedangkan proses penguraian protein dilakukan dengan cara dirombak dahulu menjadi asam-asam amino. Selanjutnya, asam-asam amino tersebut mengalami deaminasi untuk menghilangkan gugus amino NH3-nya. Asam-asam amino yang mengalami deaminasi dibagi menjadi asam amino glikogenik dan asam amino ketogenik. Asam amino glikogenik masuk ke dalam proses glikolisis dan bekerja membantu persediaan glukosa dan glikogen. Adapun asam amino ketogenik masuk ke dalam siklus Krebs dapat melalui asetil KoA, asam alpha ketoglutarat, asam fumarat atau asam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!2rb+ Feedback The Correct Answer Is Difusi Terfasilitasi Dengan Protein Transpor0% found this document useful 0 votes130 views5 pagesOriginal Title1Copyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes130 views5 pagesFeedback The Correct Answer Is Difusi Terfasilitasi Dengan Protein TransporOriginal Title1Jump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

transpor glukosa dan asam amino biasanya dilakukan dengan cara